Kwik Kian Gie Bantah Gabung Tim Set Prabowo-Sandiaga
Mantan Menteri Koordinator bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Kwik Kian Gie membantah telah bergabung dengan tim pakar bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menghadapi pilpres 2019.
Kwik menegaskan tak pernah ada pembicaraan dari kubu Prabowo-Sandiaga untuk mengajaknya masuk ke tim sukses.
"Itu bisa saya katakan dengan tegas, itu tidak pernah ada pembicaraan dengan saya tentang itu," kata Kwik di Rumah Cemara, Jakarta, Jumat (21/9).
Ia mengatakan pertemuan terakhir dengan pihak Prabowo dan Sandiaga beberapa waktu lalu sama sekali tak ada pembahasan mengenai Dewan Pakar Koalisi Indonesia Adil dan Makmur.
"Pertemuan saya yang terakhir adalah dengan Pak Prabowo sendiri, ada Pak Sandi, ada Pak Hasyim, ada Pak Burhanuddin Abdullah juga, ada Pak Fuad Bawazier, dan itu berhadapan dengan pers seperti ini, itu tidak ada kata-kata Dewan Pakar," kata dia.
Meski begitu, Kwik mengatakan dirinya bersedia diajak disuksi dan menjadi penasihat ekonomi bagi siapapun. Asalkan, bukan masuk sebagai penasihat di dalam tim sukses pemenangan kandidat.
Ia mengaku tak keberatan untuk diajak sebagai penasihat bagi kubu Prabowo maupun kubu Jokowi.
"Saya tidak mendukung sana, tidak mendukung sini. Saya mendukung arah pikiran saya saja," kata dia.
Sebelumnya, sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan Kwik Kian Gie bakal ditempatkan di tim pakar bakal pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menghadapi pilpres 2019.
Selain Kwik, tim pakar itu nantinya akan diisi sejumlah ekonom seperti mantan Gubernur Bank Indonesia, mantan Menteri Keuangan dan praktisi.
"Ya, Pak Kwik salah satu pakar yang akan kita tempatkan dalam tim itu, yang pandangan dan pikirannya akan juga kita minta," kata Muzani.
Pada Senin (17/9) lalu, Prabowo bertemu Kwik Kian Gie di kediamannya, Jalan Kertanegara 4, Jakarta. Pada kesempatan itu, Prabowo berterima kasih kepada Kwik atas sumbangan pemikirannya yang akan membantu tim dalam mengelola isu ekonomi.
"Saya sudah mengatakan tekad kami benar-benar ingin menghimpun, menyusun, tim yang terbaik di bidang ekonomi yang saya sebut sebagai The Best and The Brightest Brains of The Country," ujar Prabowo saat itu.
Sementara Kwik mengatakan kedekatannya dengan Prabowo sudah cukup lama. Kwik pun berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk bergabung tim penasihat ekonomi Prabowo.
"Jadi kalau ini sudah lama dekat sudah lama diskusi, dilanjutkan demikian, nah sekarang karena calon presiden ketika diskusi itu Pak Prabowo tanya, bagaimana kalau jadi penasihat saja? Supaya bisa teratur berdiskusi dengan yang lain-lain. Ya, sangat setuju, jelas setuju," ujar Kwik.
|
0 komentar:
Posting Komentar